Adakah Seni Preeet? Karena Preeet adalah Preeet itu sendiri!

“Kita tidak pikirkan apa yang orang pikir, kita pikir apa yang kita masalahkan,”


Yogyakarta – Rasa-rasanya aneh dan musykil mengenal istilah “Preeet” dalam seni. Namun, nyatanya terbukti ada dan terjadi. Lalu, apa dan bagaimanakah Seni Preeet? Bagaimana kemunculannya? Apakah  Seni Preeet juga merangkum seni-seni lainnya seperti musik, sastra, teater, film, atau hanya berkutat pada seni rupa saja?

Pameran ini dibuka sekaligus diresmikan oleh putri Penyair Chairil  Anwar, Ibu Evawani Chairil Anwar. Pada pembukaan Pameran Seni Preeet, Ibu Evawani Chairil Anwar  membaca puisi AKU karya Chairil Anwar dan penyerahan Potret Chairil Anwar hasil woodcut karya Jajang Kawentar.  Putri Chairil Anwar itu berteriak semangat sambil mengacungkan kepalan  tangan kirinya, “Salam  Preeet,  salam Preeet…”

keluarga-preeet5-1.jpg

Dalam wall textnya Kurapreeetorialnya menulis begini:

Baca Juga:   Surat Terbuka untuk Alissa Wahid, Ketua Gusdurian Nasional

Seni Preeet adalah seni menghalau macam persoalan-persoalan yang muncul diakibatkan kekuatan politik, ekonomi global, sampai pada masalah ideologi yang menjadi isu-isu atau berita bohong terorganisir, sistemik sehingga tak berhenti mengacau publik termasuk seniman.

Seni Preeet fokus kepada persoalan yang ada dalam diri seniman, pada realitas kemanusiaannya, realitas lingkungan hidup menuju cita-cita luhur bersama dalam kebersamaan dan keberlangsungan hidup yang madani.  Seni Preeet adalah harapan yang telah diimpikan dan didapat, sehingga muncul dalam ungkapan spirit berkarya dan mewakili ekspektasi seni.

Seni Preeet Indonesia bisa hadir di hiruk pikuk seni yang membuat semakin kikuk; seperti seni yang sedang kau pikirkan kini, kemudian  berubah-ubah dan pada akhirnya menjadi Preeet. Sementara Preeet tidak  bisa dipreeetkan karena Preeet adalah Preeet itu sendiri.

Baca Juga:   Bersatulah Para Kreator Meme Sedunia, Selamatkan Tiang Listrik!

Preeet menjadi kata atau nama atau istilah yang mampu mewakili kesetaraan inspirasi seniman dalam memerdekakan ekspresi dan kreatifitasnya? Apa yang kau inginkan sesuai dengan kata hati kau ciptakan dan disepakati   oleh pikiran. Maka Preeet menjadi nyata, bisa dinikmati panca indra, mungkin bisa dimakan, mungkin menjadi barang pakai, sampai dapat menikmatinya.

Seni Preeet mengungkapkan, “kita tidak pikirkan apa yang orang pikir, kita pikir apa yang kita masalahkan”. Preeet yang lebih baik dan mendekat pada kesempurnaan adalah proses yang dilalui serta kritik dan saran yang membuat hidup.

Preeet kali ini So Go On Person, pergilah menjadi diri sendiri atau jadilah dirimu sendiri atau percaya dirilah kau Preeet!

Baca Juga:   Jalan Ini, Jalan Puisi Seorang Kiai

Salam Preeet!

Kurapreeetor

Jajang R Kawentar

Selain ditandai dengan penyelenggaraan pameran seni rupa, Seni Preeet juga meluncurkan Journal Preeet. Tentunya kita akan terus mengamati bagaimana perkembangan selanjutnya. Setelah pameran ini tentu kita akan  menantikan bagaimanakah sepak terjang selanjutnya dari sekumpulan seniman di kota budaya Yogyakarta ini. Salam Preeet!

BERIKAN KOMENTAR

Adakah Seni Preeet? Karena Preeet adalah Preeet itu sendiri!

Choose A Format
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Image
Photo or GIF